papa bouba diop

harianredaksi.online –

harianredaksi.online – Dunia sepak bola berduka dengan kejadian Papa Bouba Diop meninggal dunia 29 November 2022. Pemain mantan timnas Senegal ini pernah membawa Senegal lolos babak 16 besar di tahun 2002.
Papa Bouba Diop berjasa pada saat Piala Dunia 2002 dengan menorehkan Gol ke gawang prancis.
Pada saat itu Senegal menang 1-0 atas perancis. dan membawa Senegal masuk kedalam fase gugur.

Konfirmasi Papa Bouba Diop Meninggal

Melansir dari The Guardian, Papa Bouba Diop menghembuskan nafas pada Minggu, 29 November 2022 setelah menderita sakit yang menahun.

FIFA telah mengonfirmasi meninggalnya Diop. Federasi FIFA mengeluarkan pernyataan resmi, “FIFA berduka mendengar kabar legenda Senegal, Papa Bouba Diop telah meninggal dunia. Selamanya akan menjadi pahlawan Piala Dunia”.
Presiden Senegal Macky Sall turut memberikan penghormatan terakhir kepada eks pemain Fulham dan portsmouth itu.

Kontribusi Diop Sungguh besar pada dunia sepak bola dunia, khususnya untuk senegal. Karena Diop selalu bermain sangat agresi, yang memotivasi rekan setim-nya sewaktu iya masih bermain di dalam klub liga inggris. Kebaikan dan perlakuan Diop terhadap sesama teman timnas pada saat membela Senegal di tahun 2022.

Menjadikan Diop pemain yang di kagumi oleh para rekan-rekan. Sehingga Kapten timnas Senegal pun mendedikasikan lolosnya timnya ke fase gugur untuk Diop.

Kalidou Koulibaly, merasa secara khusus mendedikasikan hasil kemenangan 2-1 Senegal dalam laga melawan Ekuador untuk Diop. Begitu pun dengan lolosnya Senegal ke fase 16 besar, membuat Kalidou mengatakan bahwa hal ini sama seperti yang Diop lakukan pada saat piala dunia 2002.

Menghantarkan Senegal menuju babak 16 besar merupakan keinginan dan impian semua pemain dalam timnas Senegal. Agar dapat mengulang kembali kesuksesan Diop di masa lampau.

By Naufal Lanten

Naufal Munara Lanten, merupakan seorang multdisiplin profesi, sebagai fotografer sekaligus penulis. Bekerja sebagai reporter/penulis sejak penghujung Januari 2022 hingga Maret 2022 akhir di Akurat.co untuk mengisi kanal ekonomi, khususnya sektor riil dan infrastruktur serta properti. Sebelumnya, pernah pula bekerja sebagai reporter/jurnalis di portal berita nasional TVRINews.com sejak Januari hingga Desember 2021. Di sana, saya mengisi rubrik atau kanal ekonomi serta berkesempatan melakukan peliputan PON Papua XX di Klaster Merauke. Selain membuat naskah berita, saya juga memproduksi feature bersama tim yang hasil akhirnya di publish di kanal Youtube TVRINews. Tumbuh dan berkembang di Lenteng Agung, Jakarta, pria yang lahir 25 tahun silam ini adalah sarjana di bidang Ilmu Komunikasi, khususnya Jurusan Jurnalistik pada Oktober 2020. Pada 2016 atau saat kuliah memasuki semester tiga, saya bekerja sebagai barista paruh waktu di Ostin Coffee (dahulu kopi widstik). Sebuah kedai kopi yang belum terlalu terkenal di Jakarta namun cukup ramai dikunjungi anak muda di Tanjung Barat, Jakarta Selatan selama lebih dari dua tahun. Selanjutnya di semester lima, saya magang di salah satu Radio Broadcasting Kompas, Motion Radio 97.5 FM Jakarta, pada program 'Dagienkz Vena In Motion' sebagai asisten produser, selama dua bulan. Di semester berikutnya, pria dengan tinggi badan 184 cm ini magang sebagai fotografer di Warung Pintar, sebuah start-up retail skala kecil dan menengah yang terintegrasi dengan teknologi, selama satu bulan. Pada Oktober 2019, penggemar kopi ini pun menjadi program director di sebuah radio streaming bergenre KPOP Dreamers Radio Jakarta selama tiga bulan. Kemudian pada Januari 2020, saya bekerja di sebuah creative agency bernama 'Creative Yeka' (PT. Karya Muda Kreasi) sebagai Content Writer, hingga September 2020. Sebagai informasi tambahan, saya juga menjadi fotografer lepas sejak tahun 2017, dan juga menjadi fotografer lepas dalam program Indonesia Millennial Summit yang diselenggarakan oleh IDN Media pada tahun 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *